shape
shape

Detail Blog

Blog Image
Penulis: edo 30 November 2025 Pengembangan Diri

Terungkap! Teknik Fotografi Produk yang Dipakai Brand Besar Bisa Kamu Tiru dengan Peralatan Sederhana!

Fotografi komersial dan produk merupakan elemen vital dalam dunia pemasaran modern. Di era digital saat ini, visual adalah segalanya. Produk yang ditampilkan dengan cara menarik akan jauh lebih mudah mendapatkan perhatian calon pelanggan. Tidak heran jika merek besar menginvestasikan banyak dana untuk menghasilkan foto produk yang profesional dan memikat. Namun, tahukah kamu bahwa banyak teknik yang mereka gunakan ternyata bisa kamu tiru bahkan hanya dengan peralatan sederhana? Artikel ini akan membahas rahasia-rahasia tersebut secara praktis dan mudah dipahami.

1. Memahami Fotografi Komersial dan Produk

Fotografi komersial adalah jenis fotografi yang dibuat untuk tujuan pemasaran, promosi, atau periklanan. Fokus utamanya adalah membuat produk tampak lebih menarik, memiliki karakter kuat, dan mampu membangun keinginan konsumen untuk membeli. Berbeda dengan foto dokumentasi biasa, foto komersial mengutamakan estetika dan pesan visual yang ingin disampaikan.

Sementara itu, fotografi produk adalah subkategori dari fotografi komersial yang lebih spesifik memotret objek atau barang. Tujuan utamanya adalah menampilkan produk secara jelas, rapi, dan sesuai karakter brand. Foto produk yang bagus dapat meningkatkan profesionalisme bisnis dan menaikkan nilai jual.

2. Persiapan: Kunci Foto Produk yang Sukses

Sebelum menekan tombol shutter, ada beberapa persiapan yang wajib dilakukan:

  • Kenali karakter produk: Apakah produkmu premium, fun, elegan, minimalis, atau sporty? Karakter ini akan mempengaruhi warna, pencahayaan, dan gaya foto.

  • Bersihkan produk: Jangan remehkan hal kecil seperti debu, sidik jari, atau noda. Semua detail akan tampak jelas di foto.

  • Siapkan konsep: Buat sketsa atau moodboard agar alur pemotretan lebih terarah.

Persiapan yang matang akan menghemat waktu saat pemotretan sekaligus meminimalkan editing.

3. Cahaya: Elemen Terpenting dalam Fotografi Produk

Jika ada satu hal yang paling menentukan kualitas foto produk, jawabannya adalah pencahayaan. Bahkan kamera biasa bisa menghasilkan foto profesional asal pencahayaannya tepat.

Ada dua jenis cahaya yang umum digunakan:

  • Cahaya alami: Cocok untuk produk kecil, makanan, atau skincare. Letakkan produk dekat jendela dan gunakan kertas kalkir atau tirai tipis untuk melembutkan cahaya.

  • Cahaya buatan: Softbox, ring light, atau lampu LED sangat membantu menciptakan cahaya stabil.

Tips lighting profesional yang mudah ditiru:

  • Gunakan diffuser untuk cahaya lembut.

  • Ciptakan shadow control dengan reflector atau kertas putih.

  • Hindari cahaya keras langsung kecuali jika kamu mencari efek dramatis.

Cahaya yang baik akan membuat warna produk terlihat akurat dan detailnya lebih “menjual”.

4. Sudut Pemotretan yang Menentukan Kesuksesan Foto

Setiap produk memiliki “sudut terbaik”. Inilah beberapa angle favorit dalam fotografi produk:

  • Eye-level: Memberikan tampilan natural, cocok untuk hampir semua jenis produk.

  • Top-down (flatlay): Sangat populer untuk makanan, kosmetik, atau barang kecil.

  • Low angle: Membuat produk terlihat kuat dan premium.

  • 45 derajat: Kombinasi ideal antara detail dan bentuk.

Eksperimenlah dengan berbagai sudut untuk menemukan visual yang paling menarik.

5. Komposisi: Cara Menata Produk agar Lebih Menarik

Komposisi yang tepat akan membuat foto terlihat profesional meskipun menggunakan perangkat sederhana.

Beberapa teknik komposisi yang bisa kamu terapkan:

  • Rule of Thirds: Membuat foto lebih seimbang dan enak dilihat.

  • Center composition: Cocok untuk produk premium dan minimalis.

  • Leading lines: Mengarahkan mata viewer ke produk secara alami.

  • Negative space: Memberi ruang kosong untuk menciptakan kesan bersih dan elegan.

Jangan lupa sesuaikan komposisi dengan pesan brand. Produk fun bisa dibuat colorful dan ramai, sedangkan produk premium sebaiknya minimalis dan elegan.

6. Properti & Background: Membantu Cerita Produk

Properti bukan sekadar dekorasi—ia membantu membangun cerita. Misalnya:

  • Produk skincare cocok dipadukan dengan bunga, daun, atau elemen natural.

  • Produk teknologi lebih tepat jika digunakan background hitam elegan atau warna metalik.

  • Makanan terlihat lebih lezat dengan bahan-bahan pendukung seperti rempah, buah, atau peralatan makan.

Gunakan properti secukupnya. Jangan sampai justru mengalihkan perhatian dari produk utama.

7. Editing: Sentuhan Akhir yang Krusial

Editing adalah tahap penting untuk memoles hasil foto agar lebih profesional. Beberapa penyesuaian yang umum dilakukan:

  • Brightness & contrast

  • Color correction untuk akurasi warna

  • Retouching untuk menghilangkan debu dan cacat kecil

  • Sharpening untuk menonjolkan detail

Gunakan software seperti Lightroom, Photoshop, atau aplikasi mobile seperti Snapseed. Kuncinya: edit secukupnya tanpa merusak keaslian produk.

Fotografi komersial dan produk bukan hanya tentang memotret barang, tetapi tentang bagaimana mempresentasikan nilai, karakter, dan cerita di balik produk tersebut. Dengan memahami teknik dasar seperti pencahayaan, komposisi, sudut pemotretan, serta editing, kamu bisa menghasilkan foto produk berkualitas tinggi bahkan dengan alat sederhana.